PhotobucketMakasih ya! Udah mau nyempetin Waktu Kamu untuk Ngeliat Blog SederhanaKuPhotobucket

Senin, 30 Juni 2008

Pendapat Mengenai Rokok


Banyak sekali orang berpendapat mengenai rokok, baik pendapat positif maupun yang negatif. Terjadi perbedaan pendapat antara perokok aktif dengan perokok pasif. Berikut penjelasannya:

Ø PENDAPAT PEROKOK PASIF
Dari beberapa angket yang disebarkan, kebanyakan dari mereka (masyarakat) merasa sangat terganggu akan adanya asap rokok. Terlebih lagi bila asapnya terlau banyak. Hal itu dapat menyebabkan, para perokok pasif menghirup bau yang tidak menyehatkan tubuh. Ketika orang-orang berada disekitar perokok aktif, mereka lebih memilih menghindar daripada menasihati. Tapi, ada juga yang berfikiran menasihati dulu, setelah itu menghindar. Ada juga yang berpendapat, jika wajah si perokok seperti “PREMAN”, maka ia langsung menghindar. Tetapi, jika si perokok masih seumuran dengan kita, sepatutnya kita menasihatinya.
Secara tidak langsung, pasti banyak dilingkungan sekitar yang menghisap rokok. Jika kita tidak berhati-hati dengan asap rokok, maka kita akan ikut menjadi korban.

Ø PENDAPAT PEROKOK AKTIF

Bagi perokok aktif, merekapun juga tidak begitu menyukai asap rokok, tetapi mereka tetap saja melakukan merokok. Awalnya, mereka merokok semata-mata hanya untuk bergaya di depan umum yang lama-lama berubah menjadi kebiasaan.
Adapun dari mereka (perokok aktif) yang lebih menyukai rokok jenis filter atau mild daripada rokok kretek, karena mereka berpendapat hisapannya lebih halus. Selain itu, para perokok ada yang menyarankan agar anak-anak yang masih sekolah untuk menghindari rokok, disamping rokok merusak kesehatan juga membuang uang.Tujuan mereka menghirup barang yang terbuat dari tembakau tersebut adalah menghilangkan rasa stress dan kejenuhan yang mereka alami. Rata-rata, mereka menghabiskan 1-2 bungkus rokok per harinya. Jika dihitung, berapa banyak sudah rokok yang ia habiskan selama satu minggu, satu bulan bahkan satu tahun? Makin banyak mereka menghisap rokok, semakin banyak pula mereka mendekati bahaya, terutama KEMATIAN.